-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Forum Cakar Sriwijaya Buktikan Kedisiplinan, Kerahkan 40 Pasukan Penuhi Undangan Resmi Polrestabes Palembang Sesuai SOP Permintaan Kapolrestabes

Selasa, 28 Juli 2026 | Juli 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-29T01:43:51Z


sriwijayaviral.com, Palembang – Forum Cakar Sriwijaya DPC Kota Palembang memenuhi undangan resmi dari Polrestabes Palembang untuk mengikuti Apel Besar Sabuk Kamtibmas yang digelar di halaman Mapolrestabes Palembang pada Selasa, 28 Juli 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai.


Undangan tersebut ditandatangani langsung oleh Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol. Sonny Mahardika Adityawan, S.I.K., M.Si., yang mengundang DPC Forum Cakar Sriwijaya Kota Palembang untuk menghadirkan 40 orang anggota sebagai bentuk partisipasi dalam memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Palembang.


Kegiatan Apel Besar Sabuk Kamtibmas menjadi momentum mempererat kolaborasi antara aparat kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, komunitas, dan unsur lainnya dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kota Palembang. Kegiatan ini juga dipimpin oleh Kapolda Sumatera Selatan dan menekankan pentingnya persatuan, kewaspadaan terhadap provokasi, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. 


Ketua DPC Forum Cakar Sriwijaya Kota Palembang Edi Medan ,menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung setiap program Polri yang bertujuan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


"Forum Cakar Sriwijaya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Kamtibmas. Kami berharap kolaborasi ini dapat semakin memperkuat persatuan dan menciptakan suasana yang aman serta nyaman bagi masyarakat Kota Palembang," ujarnya.


Melalui keikutsertaan dalam Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Forum Cakar Sriwijaya menegaskan komitmennya sebagai organisasi kemasyarakatan yang aktif mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan kondusivitas di Sumatera Selatan.
×
Berita Terbaru Update