-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Usai Video Dugaan Tendang Viral, Dekan Fakultas Teknik UMP Akhirnya Buka Suara: Bantah Korban Mahasiswa Aktif, Enggan Sampaikan Permintaan Maaf

Rabu, 29 Juli 2026 | Juli 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-29T11:38:14Z


sriwijayaviral.com, PALEMBANG – Setelah video yang memperlihatkan dugaan aksi tendangan seorang Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) terhadap seorang pria viral di media sosial dan memicu gelombang kritik publik, pihak dekan akhirnya memberikan klarifikasi. 


Dalam keterangannya, dekan membantah bahwa pria dalam video tersebut merupakan mahasiswa aktif UMP. Namun, saat dimintai tanggapan terkait tindakannya yang menjadi sorotan publik, ia memilih tidak menyampaikan permintaan maaf.


Video yang diunggah melalui akun Instagram itu memperlihatkan seorang dekan diduga melakukan gerakan menendang ke arah seorang pria. Rekaman tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memunculkan beragam reaksi. Sejumlah warganet mempertanyakan sikap seorang pejabat akademik yang dinilai seharusnya mengedepankan pendekatan edukatif dibanding tindakan yang dianggap mengandung unsur kekerasan.


Sebagai bagian dari proses verifikasi informasi, pada Selasa (28/7/2026), Awak Media mendatangi Fakultas Teknik UMP untuk meminta konfirmasi. Namun, dekan yang bersangkutan tidak berada di tempat sehingga awak media menyerahkan surat permohonan konfirmasi resmi.


Pada hari yang sama, Awak Media juga menemui pria yang berada dalam video viral tersebut untuk menggali kronologi kejadian dari sudut pandangnya. Upaya konfirmasi kembali dilakukan pada Rabu (29/7/2026). Prosesnya sempat mengalami kendala karena pihak Fakultas Teknik dan pihak Universitas Muhammadiyah Palembang saling mengarahkan awak media untuk meminta keterangan kepada masing-masing pihak.


Setelah melalui serangkaian upaya konfirmasi, Awak Media akhirnya memperoleh keterangan langsung dari Dekan Fakultas Teknik UMP, Ir. A. Junaidi, M.T. Ia menegaskan bahwa pria yang terlihat dalam video bukan lagi mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Palembang.


"Yang bersangkutan bukan lagi mahasiswa aktif. Sejak tahun 2021 yang bersangkutan tidak lagi membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan tidak pernah mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) hingga saat ini," ujar Junaidi.


Ia juga menyatakan bahwa kepengurusan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Fakultas Teknik UMP telah berakhir sejak tahun 2025.
Meski telah memberikan klarifikasi mengenai status pria dalam video, saat ditanya mengenai respons atas viralnya rekaman tersebut dan kemungkinan menyampaikan permintaan maaf kepada publik maupun kepada pria yang terekam dalam video, Junaidi menyatakan tidak bersedia memberikan permintaan maaf.


Kasus ini terus menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan tindakan yang terjadi di lingkungan pendidikan. Awak Media menegaskan pemberitaan ini disusun berdasarkan hasil konfirmasi kepada pihak-pihak terkait dan tetap membuka ruang hak jawab maupun klarifikasi tambahan apabila terdapat perkembangan baru atau penjelasan lanjutan dari seluruh pihak yang berkepentingan.
×
Berita Terbaru Update