-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Paguyuban CFN Atmo Bidik Wisatawan Mancanegara Lewat Event Tematik & 100 Atraksi Malam

Sabtu, 06 Juni 2026 | Juni 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-06T17:12:00Z

 








PALEMBANG, sriwijaviral.com -


Pemerintah Kota Palembang bersama paguyuban pengelola CFN Atmo meluncurkan program pengembangan destinasi wisata, hiburan, kuliner, dan souvenir. Program ini diresmikan untuk memperkuat peran kawasan pedestrian dan Car Free Night Atmo sebagai ikon pariwisata kota. 06/06/2026



Paguyuban baru akan menggelar event rutin dengan tema berbeda setiap kegiatan. Contohnya event bernuansa Mandarin, pertunjukan lainnya,Setiap malam akan ada 150-200 UMKM bervariasi dan sekitar 100 atraksi seni budaya agar pengunjung tidak bosan. Pemerintah juga menyiapkan sosialisasi khusus dan bantuan fasilitas bagi pelaku usaha.



Program ini digagas Pemkot Palembang dan dijalankan oleh paguyuban yang dibentuk bersama para pelaku usaha. Paguyuban dipimpin oleh *Rio Saputra* beliau memberikan arahan dan fokus pada program ini agar keberlangsungannya terjaga.











Lokasi kegiatan berpusat di *Kawasan jalan Kolonel Atmo Kota Palembang*. Kawasan ini ditargetkan menjadi destinasi wisata hiburan dan kuliner.



Tujuannya menjaga keberlangsungan kawasan, meningkatkan daya tarik wisata, serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat. Dengan hadirnya pedestrian dan Car Free Night Atmo, Pemkot menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan Nusantara hingga mancanegara. Kehadiran wisatawan diharapkan membawa “PHD” = Pendapatan, Hidup, dan Dampak ekonomi yang bermuara pada kesejahteraan warga Palembang.



 Paguyuban di bawah pimpinan Rio Saputra membuat langkah proaktif dengan event bertema agar tidak monoton.

Dari 1.000+ UMKM terdaftar, setiap malam akan dikurasi 150-200 pelaku usaha. Pemerintah bantu penyediaan fasilitas + 100 atraksi rutin setiap malam. Pengunjung diimbau menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan, dan kenyamanan karena kawasan ini diperuntukkan untuk wisatawan lokal dan mancanegara.


“Dengan adanya pedestrian dan Car Free Night, saya yakin wisatawan yang hadir di Palembang akan mendatangkan dampak ekonomi. Pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat Kota Palembang,” ujarnya.



Paguyuban dibentuk oleh Pemkot Palembang bersama komunitas usaha untuk mengelola, menjaga, dan mengembangkan kawasan pedestrian agar terus hidup, menarik, dan memberi manfaat ekonomi bagi warga.


(KRH)

×
Berita Terbaru Update