PALEMBANG – Ketua Umum Forum Cakar Sriwijaya Sumsel, Gery, angkat bicara terkait viralnya video yang memperlihatkan pengusaha Junaidi alias Ajun yang diduga melakukan pemukulan terhadap seorang warga.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas maraknya perbincangan publik mengenai kasus yang beredar luas di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Gery, masyarakat diminta untuk tidak terburu-buru menyimpulkan atau menghakimi seseorang hanya berdasarkan potongan video yang beredar tanpa mengetahui kronologi dan fakta secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa setiap perkara harus dilihat secara utuh dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Berdasarkan informasi yang beredar serta laporan yang telah diterima aparat kepolisian, kata Gery, terdapat rangkaian peristiwa yang diduga menjadi latar belakang kejadian tersebut. Salah satunya adalah dugaan penggelapan kendaraan operasional milik PT Catur Putra Manggala yang telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Sukarami.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak langsung menghakimi seseorang hanya dari potongan video yang beredar. Semua pihak harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk mengungkap fakta yang sebenarnya,” ujar Gery.
Gery menjelaskan, Ajun merupakan salah satu pendiri Forum Cakar Sriwijaya Sumsel dan selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial serta membantu masyarakat. Meski demikian, pihaknya tetap menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
“Kami mengenal Ajun sebagai pribadi yang baik dan memiliki kontribusi terhadap organisasi maupun masyarakat. Namun proses hukum harus tetap dihormati dan dijalankan secara objektif serta profesional,” tegasnya.
Ia menambahkan, apabila dugaan tindak pidana penggelapan kendaraan sebagaimana yang dilaporkan benar terjadi, maka seluruh pihak yang terlibat harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Forum Cakar Sriwijaya Sumsel, lanjutnya, mendukung penegakan hukum yang transparan, adil, dan tidak berpihak.
“Kami mendukung penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan. Biarkan penyidik bekerja mengungkap seluruh fakta, mulai dari dugaan penggelapan kendaraan hingga peristiwa yang kemudian menjadi viral di media sosial,” katanya.
Forum Cakar Sriwijaya Sumsel berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas perkara tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan di tengah masyarakat. Organisasi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas serta mengedepankan proses hukum dalam menyikapi setiap persoalan.
“Jangan membentuk opini sebelum fakta terungkap secara lengkap. Kami percaya aparat penegak hukum mampu bekerja secara profesional untuk memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat,” tutup Gery.