-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Limbah SPPG Mengalir ke Gorong-Gorong Warga, IPAL Diduga Tidak Berfungsi Optimal

Jumat, 15 Mei 2026 | Mei 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-15T09:51:52Z

Sriwijayaviral, Palembang — Peristiwa ini terjadi di kawasan sekitar operasional SPPG di wilayah Jl. Pangeran SW Subekti No.143, 26 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30137, tepatnya pada saluran gorong-gorong yang berada di belakang SPPG dan area permukiman warga.


Warga di sekitar area SPPG mengeluhkan aliran limbah yang diduga berasal dari aktivitas operasional SPPG dan mengalir langsung ke gorong-gorong lingkungan permukiman. Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat karena menimbulkan bau tidak sedap serta dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan dan lingkungan sekitar.


Permasalahan yang menjadi sorotan adalah dugaan pembuangan limbah dari SPPG ke saluran gorong-gorong warga serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dinilai tidak berfungsi dengan baik. 


Keluhan disampaikan oleh warga sekitar lingkungan SPPG yang terdampak langsung oleh aliran limbah.


"Air limbah terlihat mengalir langsung ke gorong-gorong warga tanpa pengolahan maksimal," ujar warga sekitar 



Masyarakat meminta pihak pengelola SPPG dan instansi terkait segera turun tangan melakukan pengecekan serta perbaikan sistem pengolahan limbah.


Keluhan warga mulai mencuat dalam beberapa waktu terakhir setelah aliran limbah terlihat semakin sering mengalir ke saluran lingkungan, terutama saat aktivitas operasional SPPG berlangsung.


"Limbah yang keluar dari SPPG tersebut membawa aroma tak sedap, apalagi saat hujan deras limbah mengalir ke rumah-rumah warga," tegas warga sekitar 


Warga menduga IPAL yang seharusnya berfungsi untuk mengolah limbah sebelum dibuang ke lingkungan tidak berjalan optimal. Akibatnya, limbah diduga langsung mengalir ke drainase umum tanpa proses pengolahan yang memadai.


Berdasarkan pantauan warga, air limbah terlihat keluar dari area SPPG menuju gorong-gorong lingkungan sekitar. Kondisi IPAL juga disebut menjadi perhatian karena diduga tidak mampu menampung dan mengolah limbah secara maksimal.



"Warga berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan limbah agar tidak mencemari lingkungan," tutup warga sekitar 


Masyarakat meminta pemerintah daerah dan dinas terkait segera melakukan inspeksi guna memastikan pengelolaan limbah berjalan sesuai standar lingkungan dan tidak merugikan warga sekitar.
×
Berita Terbaru Update