-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Perkumpulan Sumsel Budget Center (SBC) Semprot Keras Dugaan Maksiat dan Narkoba di Tempat Hiburan Keluarga

Jumat, 17 April 2026 | April 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-17T10:09:32Z

Palembang, sriwijayaviral.com – Perkumpulan Sumsel Budget Center (SBC) melontarkan kritik keras terhadap dugaan praktik menyimpang yang terjadi di tempat hiburan keluarga Grand Masterpiece Transmart Karaoke, Jl. Radial, 24 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30127 . Tempat yang seharusnya menjadi ruang aman dan ramah keluarga itu justru diduga berubah fungsi menjadi lokasi praktik maksiat dan peredaran narkoba yang terorganisir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas tersebut tidak lagi bersifat sporadis, melainkan diduga berjalan sistematis dengan melibatkan sejumlah oknum internal. SBC menyebut adanya indikasi keterlibatan karyawan berinisial I yang menjabat sebagai manajer, serta seorang leader berinisial S, yang diduga memiliki peran penting dalam mengatur jalannya aktivitas menyimpang tersebut.

Tak hanya itu, dugaan penyimpangan semakin memprihatinkan setelah muncul indikasi penggunaan fasilitas toilet karaoke keluarga sebagai tempat melakukan tindakan tidak pantas. Kondisi ini dinilai sebagai bentuk degradasi moral yang terang-terangan mencoreng fungsi tempat hiburan keluarga.

SBC juga menyoroti adanya peran pihak yang disebut sebagai “mami” dan “papi” yang diduga menjadi pengatur dan penyedia wanita pemandu lagu (LC). Praktik ini disebut berlangsung dengan pola yang rapi, di mana oknum penghubung berinisial V dan B diduga stand by di area lobi sejak pukul 20.00 WIB untuk mengatur transaksi terselubung. Sementara itu, para LC disebut mulai didatangkan sekitar pukul 21.00 WIB dan diarahkan ke lantai tertentu.



“Kalau ini benar, ini bukan lagi sekadar pelanggaran, tapi sudah masuk kategori pembiaran sistematis. Tempat hiburan keluarga jangan dijadikan kedok untuk praktik kotor seperti ini,” tegas perwakilan SBC dengan nada geram.

SBC pun mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait di Kota Palembang untuk tidak tutup mata. Mereka meminta dilakukan razia besar-besaran dan investigasi menyeluruh guna membongkar dugaan praktik ilegal tersebut sampai ke akar-akarnya.

“Kami tidak ingin Palembang tercoreng oleh praktik-praktik seperti ini. Aparat harus bertindak tegas, jangan sampai terkesan ada pembiaran,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Grand Masterpiece Karaoke belum memberikan klarifikasi resmi. SBC menegaskan siap membuka data dan informasi tambahan kepada aparat guna memastikan proses penegakan hukum berjalan transparan dan tanpa kompromi.
×
Berita Terbaru Update